PELATIHAN PADA KELUARGA SEBAGAI PENGAWAS MINUM OBAT UNTUK PENCEGAHAN TUBERKULOSIS RESISTEN OBAT MENSUKSESKAN SDGS KETIGA
Kata Kunci:
Pengawas minum obat, tuberculosis, resistenAbstrak
Penyakit Tuberkulosis terutama kasus TBC resisten obat adalah salah satu infeksi yang masih menjadi masalah kesehatan global dunia. Bahkan terjadi kecenderungan peningkatan kasus TBC resistensi obat walaupun insiden TCB secara umum mengalami penurunan sebesar 2%. Resistensi obat pada TBC diakibatkan oleh berbagai faktor salah satunya adalah karena terjadi putus minum obat akibat lama pengobatan yang panjang dan jumlah obat yang dikonsumsi relatif banyak. Rerata pasien TBC harus mengonsumsi 4 jenis obat yang harus dikonsumsi setiap hari pada fase intensif dan paling tidak setiap 3 hari sekali pada fase intermitten. Hal ini tentu dapat menyebabkan kebosanan pada penderita TBC yang pada akhirnya akan berdampak pada putus obat yang memicu resistensi obat. Oleh karena itu dukungan yang cukup hendaknya diberikan terutama oleh keluarga terdekat yang mampu mengawasi rutinitas pasien TBC dalam konsumsi obat TBC. Metode kegiatan ini adalah dengan penyuluhan dan pelatihan pada penunggu pasien TBC dalam mengawasi pasien TBC untuk minum obat. Keberhasilan program dilihat dari peningkatan pengetahuan mitra serta menurunnya angka TBC resisten obat.
Referensi
Adyaningrum N, Suryawati C, Budiyanti RC. (2019). Analisis pengawasan menelan obat tuberculosis (TB)
dalam program penanggulangan TB di puskesmas Sempor II Kabupaten Kebumen.Jurnal Kesehatan
Masyarakat;7(4):542-555
Aida, N. K. K., Masyeni, D. A. P. S., & Ningrum, R. K. (2022). Karakteristik penderita dengan infeksi
Tuberkulosis di RSUD Sanjiwani. Aesculapius Medical Journal, 2(1), 1-7.
Andarmoyo, Sulistyo, Nurhayati, Tetik. (2018). Pelatihan dan pendampingan PMO (pengawas
menelan obat) dalam meminimalisasi penularan Tuberkulosis paru di kabupaten Ponorogo.
Barik AL, Indarwati R, Sulistiawati. (2020). The role of social support in treatment adherence in TB patient:
a systematic review. Nurse and Health: Jurnal Keperawatan;9(2):201-210
Fahriani, M., Ilmawan, M., Fajar, J. K., Maliga, H. A., Frediansyah, A., & Masyeni, S. Persistence of long
COVID symptoms in COVID-19 survivors worldwide and its potential pathogenesis-A systematic
review and meta-analysis. Narra J [Internet]. 2021; 1 (2).
Handayani D, Ramadhani N, Samudera AG, Ditasari U, Feni T, Rina DE. (2021). Pelatihan pengawas
menelan obat (PMO) pasien Tuberkulosis dalam rangka mengoptimalkan peran pmo untuk meningkatkan kepatuhan minum obat di puskesmas Beringin Raya. Abdimas Unwahas;6(1):26-30
Kementerian Kesehatan RI (2020). Buletin Eliminasi Tuberkulosis: TBC di era COVID-19;1:11-
17. Available at: https://tbindonesia.or.id/wp-content/uploads/2020/11/Buletin-TBC-Vol-1-Tahun-2020-Final.pdf
Kementerian Kesehatan RI (2019). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana
Tuberkulosis:1-139
Ma'roef CN, Dhenni R, Megawati D, Fadhilah A, Lucanus A, Artika IM, Masyeni S, Lestarini A, Sari K, Suryana K, Yudhaputri FA, Jaya UA, Sasmono RT, Ledermann JP, Powers AM, Myint KSA. Japanese encephalitis virus infection in non-encephalitic acute febrile illness patients. PLoS Negl Trop Dis. 2020 Jul 14;14(7):e0008454.
Masyeni S, Sukmawati H, Paramasatiari L, et al. Diarrhea among international travelers in Bali-Indonesia: clinical and microbiologicalfinding. Int J Travel Med Glob Health. 2017;5(3):84-88.
Masyeni S, Wardhana IMW, Nainu F. Cytokine profiles in dengue fever and dengue hemorrhagic fever: A study from Indonesia. Narra J. 2024 Apr;4(1):e309.
Masyeni S, Sukmawati H, Siskayani AS, Dharmayanti S, Sari K. Antimicrobial susceptibility pattern of pathogen isolated from various specimens in Denpasar-Bali: a two years retrospective study. Biomed Pharmacol J 2018;11(1)
Sis YH, Jannati A, Jafarabadi MA, Kalan ME, Taheri A, Koosha A. (2014). The effectiveness of Family-
based DOTS versus professional family mix DOTS in treating smear positive tuberculosis. Health Promotion Perspective;4:98-106
Risnasari N (2016). Hubungan pengawas minum obat oleh keluarga dengan kepatuhan dalam
mengkonsumsi obat TBC pada pasien TBC di poli Paru RSUD Gambiran Kediri. Available
at:
Purba B. (2017). Efektifitas pengawas minum obat keluarga sebagai kontrol penularan Tuberkulosis. Public
Health Community;7(2):43-49
Wijaya, M. D., Indraningrat, A. A. G., & Masyeni, D. A. P. S. (2020). Pemberdayaan Karyawan Yayasan
Rama Sesana Sebagai Kader Pencegahan Penularan Covid-19 di Pasar Badung, Bali. Community
Service Journal (CSJ), 2(2), 46-50.
World Health Organization. (2017). Global Tuberculosis Report: TB disease burden:21-61
